10 Chipset Smartphone Terbaik Tahun 2021

10 Chipset Smartphone Terbaik Tahun 2021 – Pada sebuah smartphone, baik itu di Android maupun iPhone, performa sebuah System-on-Chip (SoC) atau biasa disebut chipset yang terdiri dari berbagai macam komponen didalamnya termasuk Central Processing Unit (CPU) dan Graphics Processing Unit (GPU) merupakan hal yang penting untuk mendapatkan performa ponsel yang maksimal. Namun, pertanyaannya adalah mana smartphone yang memiliki prosesor tercepat, terbaik untuk dapat dikatakan sebagai chipset terbaik?

Bagi pengguna smartphone yang memperhatikan sebuah performa, pemilihan SoC (System-on-Chip) atau Chipset terbaik tentunya menjadi pertimbangan khusus. Terlebih lagi, Chipset tersebut tidak hanya mempengaruhi kinerja, namun disisi lain juga mempengaruhi kemampuan di berbagai fitur dalam smartphone secara keseluruhan.

Peringkat performa tersebut akan diambil dari kalkulasi perhitungan Single Core (pengolah inti tunggal) berdasarkan perhitungan GeekBench. Karena Single Core akan langsung berpengaruh dari kemampuan di setiap sisi aplikasi. Berbeda dengan Multi Core (pengolah inti ganda) yang lebih mengarah ke performa multi tasking dengan menjalankan berbagai operasi secara bersamaan. Oleh sebab itu performa Single Core dapat menjadi ukuran yang lebih meyakinkan sebagai bahan acuan.

Saat ini, merk chipset yang paling banyak digunakan di dunia adalah dari Apple, Mediatek dan Snapdragon. Ketiga produsen ini ditahun 2021 sendiri telah bersaing menciptakan sebiah chipset yang mampu menangani berbagi tantangan dalam industri smartphone. Qualcomm dan MediaTek selama ini telah dikenal sebagai produsen chipset di dunia, tidak tertinggal ada Apple dengan chipset andalannya yaitu Bionic. MediaTek berasal dari China dan Apple, Qualcomm berbasis di California, Amerika Serikat. Berbagai produsen smartphone telah menggunakan chipset buatan ketiga produsen ini.

Disisi lain produsen seperti Samsung dan Huawei turut andil masuk dalam persaingan jajaran Chipset terbaik tahun 2021.

Bagi anda yang sedang atau akan membeli sebuah smartphone dengan Chipset yang mumpuni, entah itu untuk bekerja atau bermain game simak penjelasan kami berikut dalam pemilihan Prosesor (Chipset). Penentuan penilaian terbaik ini didasarkan dari perhitungan nilai Antutu yang didapatkan dari perangkat smartphone yang menggunakan chipset tersebut. Meskipun Antutu bukan menjadi tolak ukur utama sepenuhnya, akan tetapi nilainya sering dijadikan indikator kemampuan sebuah chipset pada smartphone.

Berikut daftar urutan Chipset Smartphone Terbaik berdasarkan performa dan penilaian benchmark.

1. Apple A15 Bionic
a15_bionic

Beberapa waktu lalu, Apple baru saja meluncurkan empat seri iPhone terbarunya, yakni iPhone 13, iPhone 13 mini, iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max. Pada seri iPhone 13 ini dilengkapi dengan teknologi chip terbaru, yaitu A15 Bionic.

Pada saat peluncurannya, disampaikan langsung oleh eksekutif Apple, Chip A15 Bionic ini diklaim merupakan Chip CPU paling tercepat pada jajaran smartphone saat ini. Chip ini menggunakan manufaktur teknologi 5-nanometer (5 Nm) dan memiliki 15 miliar transistor dengan CPU 6-core dan GPU 4-core.

Apple mengklaim, mereka lebih cepat karena didukung oleh graphics processing unit (GPU) terbaru. Serta Neural Engine dengan 16-core yang lebih cepat yang dapat memproses 15,8 triliun operasi data setiap detik.

Sepertinya Chip A15 Bionic ini wajib berada pada daftar  Chipset Smartphone Terbaik yang bisa anda jadikan sebagai pertimbangan sebelum membeli smartphone yah sobat, dijamin tidak diragukan lagi kemampuannya :).

Baca Juga:  Cara Setting APN Telkomsel 4G Tercepat (Update 2021)

2. Apple A14 Bionic
a14-bionic

Apple A14 Bionic merupakan chip tercanggih Apple yang dibuat menggunakan manufaktur teknologi 5 nanometer (5 Nm), perbedaan dari A15 Bionic salah satunya adalah pada jumlah transistor, pada A14 Bionic jumlah transistor 11,8 miliar, hanya selisih 4 miliar transistor. Kinerjanya diklaim lebih tinggi hingga 40 persen dibanding generasi sebelumnya.

Untuk pemrosesan grafis, Chip A14 Bionic ditenagai dengan GPU 4-Core (empat inti), yang performanya diklaim 30 persen lebih baik dibandingkan Chip A12 Bionic, terdapat peningkatan 8 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Chip A13 Bionic. Di A14 Bionic, Apple juga menanamkan prosesor Neural Engine khusus, untuk proses mengolah kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) yang memiliki 16-Core inti dengan kinerja mencapai 11 triliun proses data setiap detik.

Apple A14 Bionic juga patut anda jadikan acuan ya sob, kecepatannya masih mumpuni dalam pemrosesan data yang cepat.

3. Qualcomm Snapdragon 888 dan 888+ (Plus)
Snapdragon 888 Plus

Siapa yang tidak tahu dengan produsen Chipset yang satu ini, dari lini smartphone dengan chipset paling laris di dunia ini punya jumlah pengguna paling besar dibanding dengan merk chipset lainnya.

Snapdragon 888 5G merupakan chipset yang menawarkan performa tinggi di sistem Android. Chipset ini dikembangkan oleh Qualcomm dengan manufaktur teknologi 5 nm (5 Nm). Chipset ini juga sudah mendukung jaringan supercepat saat ini yaitu 5G. Karena itu, embel-embel 5G ada di penamaan chipset tersebut.

Secara spesifikasi, Snapdragon 888 dan Snapdragon 888 Plus memiliki banyak kesamaan. Namun, yang menjadi perbedaan utama dari kedua chipset ini terletak pada fitur AI Engine yang lebih baik dan performa CPU yang lebih cepat.

Terlebih, kecepatan pemrosesan data dari 888 Plus memang mengalami peningkatan sebesar 5 Persen dari pendahulunya yaitu Snapdragon 888. Sedangkan, untuk pemrosesan GPU, Snapdragon 888 Plus lebih baik sekitar 25 Persen dari versi Snapdragon 888.

Hingga saat ini Snapdragon 888+ Plus sudah terpasang dibeberapa merk Smartphone seperti:

– Asus ROG Phone 5S
– Nubia Red Magic 6S Pro
– Xiaomi Mix 4
– Vivo X70 Pro+
– Meizu 18s
– Black Shark 4S Pro

Oleh karena itu Snapdragon seri 888 layak berada pada jajaran Chipset Smartphone Terbaik saat ini.

4. Samsung Exynos 2100
Exynos 2100

Sebagai salah satu produsen smartphone terbesar, Samsung mengembangkan Chipsetnya sendiri sebagai pendukung hampir di semua lini Android mereka. Oleh karena itu, sejak tahun 2011 hingga kini Chipset Exynos telah tersedia pada semua smartphone flagship milik Samsung. Chipset ini diklaim menjadi chipset terbaik HP samsung yang hanya tersedia pada Smartphone Flagships dari Samsung.

Pada kuartal pertama (Q1) tahun 2021 lebih tepatnya pada bulan januari, samsung kembali merilis Exynos sebagai Chipset terbaru mereka yaitu Chipset Exynos 2100 yang telah terpasang pada Semua seri Samsung Galaxy S21.

Chipset ini sudah mendukung jaringan 5G serta didukung dengan 8-Core delapan core yang terbagi jadi tiga kluster. Pertama adalah dua prosesor Cortex-A78 dengan kecepatan mencapai 2,8 GHz untuk kebutuhan performa, tentu ini sangat kencang, satu prosesor Cortex-X1-6 2,9 GHz untuk performa yang lebih kencang, dan 4 prosesor Cortex-A55 2,2 GHz. Untuk prosesor grafis, hadir ARM Mali-G78 MP14 yang lebih baik dari proses pengolah grafis ARM Mali-G78 MP14.

Hal yang menarik dari Chipset Exynos 2100 ini adalah dukungan prosesor visual gambar dengan resolusi hingga 200MP Mega Pixel. Hal yang menakjubkan, mengingat Chipset Exynos 2100 menjadi yang pertama yang mendukung hasil foto mencapai 200 MP.

Baca Juga: Cara Upgrade GoPay Plus : Fitur & Keuntungan Terbaru 2021

5. Huawei Kirin 9000
Kirin 9000

Seperti halnya samsung, Huawei juga turut andil meramaikan jajaran chipset terbaik dengan performa yang tinggi. Yaitu, Kirin 9000 merupakan chipset dengan jumlah 15,3 Miliar transistor yang mampu melampaui chipset Snapdragon 865+ dan Apple A13 Bionic.

Kirin 9000 merupakan pemrakasa dalam menghadirkan chipset dengan fabrikasi teknologi (5 Nm). Chipset buatan Huawei ini diproduksi TSMC dan bisa dibilang menjadi produksi terbatas dari TSMC seiring dengan diberlakukannya pelarangan terhadap penggunaan Teknologi bagi Huawei dari pemerintahan Amerika Serikat.

Kirin 9000 Series menawarkan efisiensi dari segi daya yang lebih baik jika dibanding dengan pendahulunya yakni Kirin 990 Series yang dibangun dengan fabrikasi (7 Nm). Hal yang menarik disini juga, karena Kirin 9000 merupakan chipset dengan dukungan sistem 5G terintegrasi.

Untuk arsitekturnya, Kirin 9000 Series adalah prosesor octa-core dengan konfigurasi 1+3+4 yang mencakup 1x core inti Cortex-A77 berkecepatan mencapai 3,13GHz, 3x-core sedang yang menawarkan clock hingga 2,54GHz dan 4x-core efisiensi daya Cortex-A55 yang memiliki clock sebesar 2.05GHz.

Sementara itu, dari segi prosesor grafis yang ada di chipset ini adalah GPU Mali-G78 MP24. Kirin 9000 ini sudah digunakan di smartphone seperti Huawei Mate 40 Pro dan Huawei Mate 40 Pro+.

6. Apple A13 Bionic
A13 Bionic

Sudah tidak diragukan lagi pabrikan chipset yang satu ini, Apple. Apple A13 Bionic dibangun oleh TMSC dengan teknologi 7-nanometer (teknologi fabrikasi 7 Nm generasi kedua). Chipset ini mempunyai lebih dari 8,5 milyar transistor yang tentu saja membuat chipset yang ini memiliki performa yang cukup tinggi dengan sistem hemat daya yang baik pula.

Chipset Apple A13 Bionic ini memiliki 6-core atau 6 prosesor inti berbasis ARMv8.4-A. Didalamnya terdapat 2 prosesor untuk performa tinggi dengan kecepatan hingga 2,65 GHz yang dinamakan “Lightning”. Sementara 4 prosesor lainnya sebagai pendukung untuk hemat daya yang dinamakan “Thunder”.

Jika dibandingkan pendahulunya, Apple A12 Bionic, 2 prosesor performa di A13 Bionic memiliki kemampuan 20% lebih cepat serta 30% lebih sedikit dalam hal konsumsi daya. Sementara 4 prosesor efisiensinya memiliki performa 20% lebih cepat dan 40% Persen lebih sedikit dalam hal konsumsi daya jika dibandingkan prosesor efisiensi yang ada pada Apple A12 Bionic.

Performa grafis pada chipset A13 Bionic juga mempunyai performa lebih tinggi, yakni 20% lebih cepat serta 40% lebih hemat daya dibandingkan dengan Apple A12 Bionic. Karena alasan inilah, smartphone iPhone yang memakai chip A13 Bionic mempunyai performa sangat tinggi akan tetapi tetap hemat daya.

7. Qualcomm Snapdragon 870
Snapdragon 870

Snapdragon 870 adalah chipset besutan dari Qualcomm yang mendukung jaringan super cepat 5G dan banyak digunakan pada smartphone kelas atas di tahun 2021. Bahkan, terdapat ponsel yang harganya terjangkau seperti POCO F3 yang sudah ditenagai chipset ini.

Chipset Qualcomm ini memiliki 8-core inti utama 1×3.2GHz Cortex-A77, 3×2.42 GHz Cortex-A55 dan 4×1.8 GHz. Sehingga, Chip ini akan melebihi performa dari pendahulunya, yakni Snapdragon 865 dan 865+.

Untuk mengoptimalkan pada pemrosesan grafis sendiri, Qualcomm Snapdragon 870 menggunakan GPU Adreno 650 dengan clock speed sebesar 670 MHz yang sudah terintegrasi dengan jaringan sistem X55 5G, dengan kecepatan download mencapai 7.5 GB per detik. Selain itu, Snapdragon 870 ini sudah memungkinkan proses video hingga resolusi 8K, Dolby audio dan foto 200MP megapixel.

8. Samsung Exynos 1080
Exynos 1080

Untuk kelas menengah, samsung menawarkan chipset berkinerja tinggi dengan Exynos 1080. Dengan arsitektur clock speed 1×2.8 MHz Cortex-A78, 3×2.6 MHz Cortex-A78 dan 4×2 GHz Cortex-A55. Dengan begitu, Chipset ini menawarkan performa tinggi yang hemat daya.

Chipset ini dibangun dengan proses EUV fabrikasi (5Nm) yang diklaim Samsung dapat mendongkrak kinerja single-core hingga 50 persen lebih tinggi dari generasi pendahulunya. Sementara itu untuk kinerja multi-core Exynos 1080 diklaim 2x lebih kencang dibanding pendahulunya.

Chipset Exynos 1080 ini memiliki 4-core dengan tiga kluster. Yang pertama ada 1 prosesor Cortex-A78 dengan kecepatan sebesar 2,8 GHz untuk kebutuhan performa yang tinggi, kemudian yang ke-2 prosesor Cortex-A78 kecepatan 2,6 GHz untuk performa kencang, dan 4 prosesor Cortex-A55 kecepatan 2,00 GHz untuk hemat daya. Untuk prosesor grafis, hadir dengan GPU ARM Mali-G78 MP.

Di dalam chip Exynos 1080 sendiri ditenagai fitur NPU yang dapat memproses 5,7 TOPS, dukungan RAM LPDDR-5/LPDDR-4x, serta penyimpanan UFS 3.1. Selain itu juga, chipset ini telah mendukung jaringan 4G dan 5G super kencang. Sementara jaringan 4G hadir dengan dukungan jaringan 4G LTE Cat.18 dengan kecepatan downlink hingga 1,2 Gbps dan uplink hingga 200 Mbps.

9. Mediatek Dimensity 1200
Mediatek Dimensity 1200

Dimensity 1200 adalah chip-prosesor octa-core yang terdiri dari satu ultra-core (Arm Cortex-A78 core kecepatan hingga 3GHz), tiga super-core (Arm Cortex-A78 kecepatan hingga 2,6GHz), dan empat core efisiensi (Arm Cortex-A55 kecepatan hingga 2GHz).

Prosesor ultra-core 3GHz diklaim mampu menghadirkan kinerja proses CPU hingga 22% lebih cepat dan juga 25% lebih hemat daya. Chipset ini sudah mendukung memori quad-channel yang baik dan penyimpanan UFS 3.1 dual-channel dengan throughput data mencapai 1,7GB/s.

MediaTek Dimensity 1200 merupakan chip pertama yang sudah mendukung kemampuan dual-channel 5G SIM (5G SA + 5G SA). Fitur tersebut membuat pengalaman panggilan audio dan video menjadi stabil di kedua SIM tersebut.

Chipset Dimensity 1200 ini bahkan diklaim sebagai prosesor AI tercepat dan tercanggih dari MediaTek saat ini. Berkat 6-core MediaTek APU 3.0 dengan multi-tasking scheduler yang ditingkatkan, chipset ini mampu mengurangi latensi (penundaan waktu) dan meningkatkan efisiensi daya.

Hal yang menarik disini adalah MediaTek Dimensity 1200 menghadirkan mesin game MediaTek yaitu HyperEngine 3.0 baru yang meningkatkan pengalaman dalam bermain game pada smartphone. Dengan PQ Engine 3.0 efek ray tracing mampu menghasilkan bayangan yang lebih realistis dan pantulan seperti aslinya, canggih!

Berikut ini adalah beberapa smartphone Android yang ditenagai dengan chipset Dimensity 1200:

– Oppo Reno 6 Pro 5G
– Oppo Realme GT Neo
– Xiaomi 11T
– Poco F3 GT

10. Qualcomm Snapdragon 865+ (Plus)
Snapdragon 865 plus

Menurut Senior Vice President dan General Manager Mobile Qualcomm, Alex Katouzian, SoC ini merupakan suksesor dari pendahulunya, yakni Snapdragon 865 versi standar, yang diklaim telah digunakan di lebih dari 140 perangkat secara global.

Chipset Snapdragon 865 Plus yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2020 ini, sudah dibekali dengan SnapdragonTM X55 5G Modem-RF System. Hal ini yang membuat penggunaan 5G dengan pengalaman, peningkatan dengan fokus performa gaming yang lancar.

Dari sisi kecepatan sendiri, clockspeed prosesor (CPU) Kryo 585 Prime pada Snapdragon 865 Plus kini telah ditingkatkan menjadi 3,1 GHz. yang sebelumnya, CPU Kryo 585 pada Snapdragon 865 versi standar hanya memiliki kecepatan hingga 2,84 GHz. Tak hanya CPU saja, kinerja pengolah visual grafis (GPU) juga turut ditingkatan. GPU Adreno 650 yang tertanam di Snapdragon 865 Plus ini diklaim mampu 10% lebih cepat dibandingkan GPU yang sama di versi standarnya.

Ada juga fitur Qualcomm FastConnect 6900 yang disebut mampu mendongkrak kecepatan WiFi hingga 3,6 Gbps, serta dukungan gameplay hingga 144 fps, True 10-bit HDR gaming, serta chip modem Snapdragon-X55 yang sudah mendukung konektivitas 5G super cepat.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan pada Chipset Smartphone Terbaik pada mobile. Jika Anda sedang mencari HP yang mempunyai performa yang kencang, anti nge-lag untuk kebutuhan kerja atau bermain game pilihlah salah satu HP dengan chipset diatas. Semoga bermanfaat!

Mahasiswa Aktif Jurusan Teknologi Informasi di Yogyakarta Yang Menyukai Dunia Teknologi & Komputer.

Leave a Comment